NUSAWUNGU//LIDIKPERISTIWA.COM - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, pada Senin sore ini, pukul 15.37 WIB.
Empat perwakilan awak media, Marjuki Wiyono (WINEWS), Rifal (Pena Tipikor Indonesia), Supriadi dan Yono (Reskrim Liputan Cilacap), disambut dengan senyum ramah dan keramahan yang tulus oleh Kepala Koordinator BPP, Bapak Aris Prastia, S.P.
Senin (3/8/2026)
Kantor yang sederhana namun sangat bersih, rapi, dan tertata apik menjadi saksi keakraban tersebut.
Bapak Aris menyambut kedatangan awak media dengan tangan terbuka, menyampaikan sapaan yang hangat dan penuh rasa hormat.
Di tengah obrolan yang mengalir akrab, terselip rasa haru yang mendalam ketika beliau menceritakan perjalanan pengabdiannya: sudah 16 tahun lamanya beliau mengabdi, mendampingi, dan berjuang bersama para petani di wilayah Nusawungu.
Dan tinggal menghitung hari, tepatnya 5 bulan lagi, Bapak Aris akan memasuki masa purnatugas atau pensiun.
“Tentu ada rasa sedih dan berat untuk meninggalkan dunia pertanian yang sudah menjadi bagian dari hidup saya selama ini.
Petani di sini bukan sekadar rekan kerja, melainkan sudah seperti keluarga sendiri,” ujar Bapak Aris dengan nada yang tenang namun menyiratkan ketulusan yang mendalam.
Selama hampir dua dasawarsa, sosok Bapak Aris dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati, penuh dedikasi, dan senantiasa mengutamakan kepentingan para petani di atas segalanya.
Tak heran jika kabar masa pensiunnya nanti akan menjadi kehilangan yang besar bagi seluruh kelompok tani di Kecamatan Nusawungu.
Pengalaman, kesabaran, serta kasih sayang yang beliau berikan selama mendampingi petani tak ternilai harganya.
Awak media pun turut merasakan haru dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas segala pengabdian yang telah diberikan. Semoga sisa waktu pengabdian Bapak Aris senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan.
Semoga jejak kebaikan dan ilmu yang beliau wariskan senantiasa bermanfaat dan menjadi amal jariyah yang tak terputus bagi kemajuan pertanian di Nusawungu.
Sumber : (Marjuki.W)
