| Istimewa |
Sesampai nya di sana AK dan rekannya pesan makan dan minuman.
Setelah selesai AK hendak balik kekantor LBH gold dragon yang berada di Sukajadi tiba tiba ada yang mengetuk mobilnya sambil berkata parkir, AK menjawab oh parkir, setau saya di sini tidak ada parkir sejak kapan di sini ada parkir resmi.
Pelaku Arif menjawab sudah 2 th aku disini, tau kau bos ku yang pegang parkir kalau kau ngak mau bayar parkir jangan tutup pintu kau kupecahkan mobil kau ucap sambil menunjuk nunjuk muka AK, "Seketika itu AK mengambil Henpon dan memvidiokan pelaku Arif, " dan berkata kau pungli ya kalau kau parkir mana baju dan karcismu.? di situlah Arif merampas menarik dan menepuk henpon Ak sampai terjatuh.
Tanpa pikir panjang Ak Langung ke Polsek Batam kota dan melaporkan kejadian
Saat itu juga AK dan dua Buser Polsek Batam kota menuju lokasi, sesampainya di lokasi bertemu pelaku Arif, dan Buser meminta pelaku Arif untuk masuk ke mobil kita bicarakan baik baik di kantor kata petugas kepolisian, "namun tidak direspon pelaku Arif dengan melawan dan tidak mau ikut arahan Petugas Polisi," Sehingga di paksa untuk masuk kedalam mobil untuk di bawa kekantor sampai sampai pelaku Arif menendang petugas kepolisian.
Dengan secara paksa akhirnya masuk kedalam mobil dan pelaku Arif di bawa ke Polsek Batam kota.
Sesampainya di Batam kota berapa pertanyaan di lontarkan polisi, kau kerja dimana..? pelaku Arif menjawab di Sumatra kopi kenapa kau parkir, aku di suruh bos parkir jawab Arif yang tidak sebut nama bosnya.
Siapa yang nyuruh mu, yang nyuruh boss, Abang tau kan boss kata Arif ke polisi, sudah kau keluar duduk di ujung itu ucap tegas polisi yang menangani pertengkaran dengan Ak pengunjung di Kafe Sumatra Kopi.
Tak lama kemudian datang dua orang teman pelaku Arif mengatas namakan utusan dari Sumatra kopi, AN sebagai menejer di Sumatra kopi dikarenakan boss tidak bisa hadir maka AN yang mewakili mengantikannya ucap AN.
AN meminta maaf kepada AK, atas terjadinya insiden tersebut, namun AK mengatakan yang sebenarnya seharusnya minta maaf itu bukan kamu tapi pelaku Arif ungkapnya.
Tiba tiba pihak polisi bilang udah saling berdamai aja maaf kan aja kami sudah hadir sigap menanggapi persoalan komplik kalian disini sebagai petugas keamanan dan pengayom terhadap masyarakat umum tanpa pandang bulu menengahi percekcokan terkait masalah parkir.
AK mengambil sikap ucapkan terimakasih kepada pihak polisi yang sikap menerima laporannya ke pihak polisi lalu langsung keluar dari kantor Polsek Batam Kota, ucap tutup Ak. (Red)
