JAKARTA//LIDIKPERISTIWA.COM - ADA rencana Tuhan tengah berlangsung ( di negeri ini ) dan itu pasti terjadi, kendati DIA Maha Halus di setiap rencana-Nya, kerap tidak terbaca oleh para hamba, keniscayaan rujukan ialah sunatullah atau dalam frasa akademis disebut hukum alam, atau causalitas, hukum sebab akibat dan lain-lain !
Ketika Tuhan mengatakan “ KUN ” ( maka jadilah ), itu bukan bim-salabim atau adakadabra, bukan pula sulapan “ prok prok prok jadi kodok ”, tidak ujug-ujug, dan lain-lain, KUN adalah ketetapan menurut sunatullah, Ia berproses dan bukan tiba-tiba .
Ketika alam berjalan tidak sesuai sunatullah ( tidak seimbang/tidak adil ) maka akan ada aksi, reaksi, dan lain-lain baik skala kecil, sedang maupun besar, entah reaksi langsung dari alam itu sendiri, ataupun aksi secara sosial, politik, ekonomi, dst ________
Alam mempunyai pola ( pattern ) sebelum peristiwa terjadi, pola hujan contohnya, terlihat mendung, angin agak kencang, geledek, rintik hujan dan seterusnya.
Itu isyarat atau tanda-tanda, maka dari itu bacalah tanda-tanda alam bagi yang berpikir, sebab isyarat itu merupakan bagian dari pola itu sendiri, kenapa? selain pola itu berproses lebih pasti dari pada teori atau asumsi-asumsi akdemis, rujukan besarnya sekali lagi adalah : “ sunatullah ( hukum ketentuan alam ) ” .
SALAM
#NARATAS__WANCI
#,_________🔱____🇲🇨_____☀️
