| Istimewa |
Jembatan ini akan menghubungkan Desa Lolomoyo Tuhemberua dengan Desa Lolowonu Niko'otano melalui ruas jalan strategis antardesa. Pada kegiatan hari ini, personel di lapangan melaksanakan pengecoran bagian bawah abutmen tepi dekat sebagai bagian dari pembangunan fondasi jembatan. Tahapan ini menjadi pekerjaan penting untuk memperkuat struktur penyangga sebelum memasuki proses konstruksi berikutnya. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 12,2 persen.
Pengerjaan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Yon TP 903/Baluseda, Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, serta masyarakat setempat. Dukungan alat berat excavator, mesin molen, cangkul, parang, sabit, dan artco dimanfaatkan untuk mempercepat proses pembangunan. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
| Istimewa |
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P. mengatakan pembangunan jembatan modular tersebut merupakan implementasi nyata komitmen TNI AD melalui program Bakti TNI untuk Rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah. "Pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang lebih aman dan layak bagi masyarakat. Melalui program pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, TNI ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan, mobilitas warga, dan pertumbuhan ekonomi di daerah," ujarnya.(*)
Sumber: Pendam I/BB
